Indonesia English
Keranjang : 0 item(s)

Bukuku Kubuku

Harga Rp 25.000,-
Diskon : 8 %

Rp 23.000,-
Berat Barang 500 gr
Nomor Produk 946
Stok
1

Deskripsi Bukuku Kubuku

Tak ada biodata Jeihan dalam buku berisi tulisan Prof. itu. Namun di bagian 10, yang dijuduli Kita-Kita, dapat diperoleh gambaran. Jakob Sumardjo menulis begini: “Pada dasarnya ia menjalani hidup dalam sikap linier. Namun pemikirannya sering non-linier. Jeihan memang paradoks.// Paradoks Jeihan mungkin bersifat genetik. Ibunya yang berasal dari daerah pesisir Jawa adalah manusia rasional yang keras dalam disiplin. Pemikirannya yang linier berasal dari ibundanya ini. sedangkan ayahnya orang Solo kraton, pedalaman, yang gemar mistik. Ayahnya adalah kutub berseberangan dengan ibunya. Afeksi kasih sayang didapat dari ayahnya. Seorang buaya kroncong yang sering membawa-bawa Jeihan kecil kalau latihan bersama kelompoknya. Jeihan juga sering diajak ke tempat-tempat semedi ayahnya. Rasionalitas Barat dan mistisisme Jawa bersatu dalam dirinya.// Untung dia menjadi pelukis, bukan penulis. Sebagai penulis dia akan mendatangkan banyak perdebatan karena sifat defensif dan agresifnya yang sama kuat. Dalam percakapan saja sering mendebat, apalagi kalau dia tuliskan dalam penjelasan panjang. Nasakit! (menjadi penutup dalam sajak Nasihat, red.). itulah kata akhir dia. Kau tidak akan mampu. Aku mampu. Dan itu dibuktikannya dalam hidup. Ia pelukis papan atas dalam soal kelarisan karya-karyanya. Ia digemari oleh orang-orang kaya, para pejabat dan selebriti. “Tidak habis dalam tujuh turunan,” katanya. Namun ia tetap merahasiakan kekayaannya.”
Jakob Sumardjo juga menulis ini: Kehendaknya yang kuat menjadikan dirinya Superman Nietzche. Ia berani berdebat dengan siapa pun. Dan tidak mau kalah. “Kalau tidak setuju, paksa dia setuju!,” itulah semboyannya”. Hehehe. Di bagian lain menulis ini: “Jeihan yang pernah “meninggal dunia” pada usia 6 tahun, mungkin sedikit banyak telah menyicipi “dunia esensi” ini. kesadarannya memasuki Bawah Sadarnya, dan kembali dengan pengalaman bahwa sadar Kosong sekaligus Isi. Lalu jadilah sosok yang paradoks.” Namun sekarang, menurut Prof. Kini Jawanya mulai muncul.
Tags: Bukuku

Detail
Penulis Prof. Jakob Sumardjo
Penerbit Jeihan Institute
ISBN 9791695420
Tahun Terbit 2012
Kondisi Buku Baru
Dimensi 13,5 x 20
Halaman 111
Bahasa Indonesia
Sampul Tipis
Rak R8 Sastra

Review

(+) Tambah review



Comments


last login 16 jam yang lalu

last update 9 hari yang lalu

Copyright © 2013 GriyaBuku.co.id. All rights reserved