Tata Cara dan Doa Shalat Witir

Ini 12 Bacaan Bilal Beserta Jawabannya dalam Salat Tarawih dan Witir

Berbeda dengan sholat sunnah lainnya, sholat witir bisa dilaksanakan sebanyak 1 rakaat, 3 rakaat, 5 rakaat, hingga maksimal 11 rakaat. Anjuran untuk melaksanakan sholat witir ini bisa anda temukan dalam beberapa hadits.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

“Witir itu adalah hak setiap Muslim, siapa yang lebih suka witir lima rakaat, maka kerjakanlah, dan barang siapa yang lebih suka witir satu rakaat, maka kerjakanlah,” (HR. Abu Daud : 1212, dan An-Nasa’i : 1693).

Dari Abu Bashra Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Artinya : “Sesungguhnya Allah Subhana wa Ta’ala telah memberi kalam tambahan shalat, yaitu shalat witir, maka shalat witirlah kalian antara waktu shalat Isya’ hingga shalat Shubuh.”

Waktu Shalat Witir Yang Paling Utama

Yang paling utama adalah mengakhirkan pelaksanaan shalat witir hingga akhir malam, hal ini diperuntukkan bagi orang yang yakin bahwa dirinya akan bangun (di akhir malam), berdasarkan hadits Jabir Radhiyallahu anhu, ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :

Artinya : “Barangsiapa yang khawatir tidak bangun pada akhir malam, maka hendaklah dia melakukan shalat witir pada awal malam. Dan barangsiapa yang bersikeras untuk bangun pada akhir malam, maka hendaklah dia melakukan shalat witir di akhir malam, karena shalat di akhir malam itu disaksikan (oleh pada malaikat), dan hal itu adalah lebih utama.”

Selain itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun sering melakukannya di akhir malam. Dalam hal ini, disebutkan dalam dua kitab shahih dan yang lainnya beberapa hadits dari sejumlah sahabat yang menjelaskan bahwa beliau melakukan shalat witir di akhir malam, bahkan pada sebagian hadits tersebut dijelaskan tentang perintah menjadikan shalat witir sebagai akhir dari shalat malam. Tidak hanya seorang yang mengatakan bahwa pendapat ini adalah pendapat seluruh ulama.

Dari Sa’ad bin Abi Waqqash Radhiyallahu anhu, ia berkata, saya pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

Artinya : “Orang yang tidak tidur sebelum melakukan shalat witir, adalah orang yang teguh (iman-nya).”

Jumlah Rakaat Shalat Witir

Shalat witir ini tidaklah memiliki jumlah rakat tertentu, namun jumlahnya yang paling sedikit adalah satu rakaat, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam :

“Shalat witir itu  satu rakaat di akhir malam.” (HR.Muslim). 

Dab tidak dimakruhkan melakukan shalat witir hanya satu rakaat saja, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam :

“Dan barangsiapa yang senang melakukan shalat witir satu rakaat, maka hendaklah dia melakukannya.”

Sahalat witir yang paling utama adalah sebelas rakaat, yang dilakukan dua rakaat dua rakaat, dan diganjilkan dengan satu rakat, berdasarkan ucapan ‘Aisyah Radhiyallahu anhuma :

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melakukan shalat malam hari sebanyak sebelas rakaat dengan mengganjilkan diantaranya dengan satu rakaat.”

Tata Cara Sholat Witir 1 Rakaat

Seperti yang sudah dijelaskan di atas sholat witir sedikitnya 1 rakaat. Berikut tata cara sholat witir 1 rakaatselengkapnya menurut Madzhab Syafi’i:

  1. Membaca niat sholat witir 1 rakaat
  2. Niat di dalam hati ketika takbiratul ihra,
  3. Takbiratul ihram
  4. Membaca ta’awudz dan surat Al Fatihah. Setelah itu membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas dengan lantang.
  5. Rukuk
  6. Itidal
  7. Sujud pertama
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Duduk tasyahud
  11. Salam
  12. Istighfar, dzikir, dan membaca doa setelah selesai sholat witir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *